-Nona Cahaya-
Saturday, October 27, 2007

aku si nona cahaya.. paling tidak begitu aku biasa dipanggil..
jangan pernah tanya dimana biasa aku berada.. bukan apa-apa, hanya percuma..
aku bisa berada dimana saja, kapan saja...
...tergantung...
tergantung siapa yang membutuhkan aku..
tidak seperti yang kalian kira, tak semua orang butuh cahaya..
maka tidak semua orang membutuhkan aku..
kadang aku hanya bersembunyi di balik gelapnya hidup mereka..
aku dilarang keluar..dikekang.. kata mereka "
cahaya macam apa kamu?? tak membawa senang!! Hidupku bisa terang bukan dengan cahaya macam kamu!"Ya.... kalian bisa mengerti kan'?? aku bukan satu-satunya sang pembawa cahaya..aku hanya salah satu macam sang pembawa terang..
Nona Cahaya.. begitu biasa aku disapa..
kadang aku dipanggil hanya sementara..
hanya ketika mereka kesepian, ketika mereka merasa "gelap"...
dan aku heran..padahal hidup mereka memang gelap..
gelap oleh segala gelimpahan duniawi..
kala itu aku berusaha masuk..
aku berusaha menjadi secercah harapan..mengisi hampa dalam hitam..
..lalu...
aku diusir..malah kadang aku dibuang jauh-jauh..
mereka bilang "tidak butuh!"
padahal aku tahu..mereka butuh aku! hanya..mereka masih nikmat dengan terang lampu dunia..
Nah..ingat saat aku bilang "aku hanya salah satu..."
ini yang kumaksud..
aku hanya salah satu..diantara berjuta pembawa terang yang bisa kalian pilih..
aku hanya membawa cahaya putih yang menyilaukan..
bahkan kadang terlalu silau sampai tak bisa ditatap langsung..
aku memang dilahirkan untuk membawa si putih nan menyakitkan..
Menyakitkan???!!
Ya...aku bukan terang yang membuai..yang memberi kenyamanan..
aku diutus sebagai terang untuk menyilaukan dari kegelapan..
sehingga kalian..mereka..kamu..siapapun sadar..
sadar untuk berlutut..sadar untuk menyesali...dan sadar untuk bangkit..
Sudah mulai tahu siapa aku??
Hmmm...aku memang terlahir bukan untuk dikenal..
aku tak seperti kilau kuning dari emas atau kilau cemerlang sang permata..
aku tidak indah dipandang seperti tumpukan harta..
dan tidak menyenangkan seperti segala macam hedonisme dunia..
Dan saat semua itu terenggut..
saat air mata tiba untuk menetes..
saat itulah aku dipanggil..karna mereka merasa "gelap"..
ya..gelap diantara gelapnya hidup mereka..
saat mereka merasa sakit...sakit untuk jatuh yang entah kapan bisa mereka hindari..
Kadang aku harus datang berulang kali..
karna manusia kadang bodoh pada pepatahnya sendiri..
"jatuh di lubang yang sama"
kalau sudah begitu...seperti yang tadi kuceritakan padamu..
kadang aku diusir..kadang aku dipanggil..
Tapi kalau boleh aku jujur..
aku tak pernah pergi dari siapapun..
aku selalu disana..
dibalik terang dunia yang biasa kalian pilih..
aku hanya selalu menunggu..
kapan waktunya aku harus muncul menyilaukan dan membuat penyesalan..
Mengerti mengapa aku melarangmu bertanya dimana aku berada??
Karna aku selalu disana..
hanya..aku tak pernah ditemukan sampai waktunya tiba..
aku tak akan pernah ada sampai kalian siap..
siap untuk silau..menangis..menyesal...dan akhirnya..
Bangkit..
1 cuap-cuapnyaaa:
hai.. hehe :)
tulisannya yg ini sangat mendalam, kotemplasi refleksi kah?
bagus banget.
oleh
kenz, pada November 12, 2007 7:54 AM
Post a Comment
<< Home